Narasi

Obrolan Panca_Sila


Episode 1
Arti Sebuah Nama


Panca: Sill, ternyata nama kita kalau digabungin keren banget ya. Ideologi negara.

Sila: maksutnya?

Panca: Kok malah kamu yang lemot sih. Coba gabung nama aku ‘Panca’ sama nama kamu ‘Sila’. Panca_Sila. Wahhh keren lho. Kok bisa kebetulan gitu ya. Apa jangan-jangan kita jodoh. Hahahaha.

Sila: ngawur kamu!

Panca: Hahahah kok malah salting gitu. Maksut aku, jodoh dalam mempertahankan ideologi negara. Pancasila.

Sila: kok kamu jadi bijak gini sih?

Panca: Gak papa lah, di depan kamu sekali-kali bijak biar kelihatan pinter.

Sila: Alah gayamu. Eh, kalau boleh tau keluargamu kenapa ngasih nama Panca ke kamu.

Panca: Ini nih, aku sebenarnya paling gak suka ngomongin tentang arti dari namaku. Karena gak ada yang nyantol dikehidupan nyataku. Artinya terlalu wow.

Sila: Hahaha. Emangnya apaan sih artinya?.

Panca: Yang kasih nama Panca itu kakekku. Beliau cerita kalau panca dalam bahasa Jawa artinya lima. Kalau dalam numerologi pythagoras, nama Panca mempunyai angka 8. Kata kakek, nama dengan jumlah angka 8 mempunyai kepribadian ‘tokoh besar’.
Kepribadian ini punya sisi positif dan negatif.
Kalau yang positif, seseorang yang bernam Panca mempunyai karakter yang ambisius, pemikir, sukses, terkemuka, berwibawa, berani, dan berpengaruh. Ini mah gak ada di aku semua hahaha.
Kalau karakter yang negatif: mendominasi, materialistis, serakah, tidak peka, dan workaholik.

Sila: Wahh keren banget artinya. Tapi sayang, yang punya nama gak sekeren itu.

Panca: Lah itu tuh yang bikin aku mau ngubah nama. Dari aku kecil sampai sekarang, kakek selalu mengingatkan aku tentang arti dari namaku. Biar aku selalu ingat dan mempunyai semangat untuk menjadi seperti apa yang kakek inginkan lewat nama itu.

Sila: Ngeri juga ya arti nama mu. Aku saranin, ganti nama aja deh. Gak cocok sama kamu yang amburadul.

Panca: Yah, maunya sih gitu. Oh
ya, kalau nama kamu artinya apa?

Sila: Artinya singkat. ‘Prinsip’. Dari bahasa Sansekerta. Bapak pengen aku jadi perempuan yang mempunyai prinsip yang kuat.

Panca: Wahhh. Emang sih kamu tuh perempuan berprinsip teguh yang pernah aku kenal. Kamu punya pendirian yang kuat. Kita emang cocok nih.

Sila: Ngawur nih anak.

Panca: bercanda Sil. Hahaha.

Nadilla

Recent Posts

Supporter Sepak bola : Wujud Nasionalisme Modern

Sepak bola lebih dari sekadar permainan di atas lapangan hijau. Di tribun stadion, supporter menjadi…

22 jam ago

Sakit Itu Mahal, Sehat Lebih Mahal Lagi (2)

Penyakit seperti diabetes, kanker, atau jantung memerlukan perawatan jangka panjang dengan biaya yang bisa mencapai…

2 hari ago

Sakit Itu Mahal, Sehat Lebih Mahal Lagi (1)

Di kehidupan yang sangat praktis ini, banyak makanan cepat saji yang beredar di sekitar kita.…

2 hari ago

Jaga Ucapanmu

Komunikasi adalah bagian penting dalam kehidupan manusia. Melalui ucapan, kita dapat menyuarakan berbagai ide, menyampaikan…

3 hari ago

Mencegah Radikalisme di Kampus: Peran Mahasiswa dalam Membangun Lingkungan Akademik yang Inklusif

Perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan intelektual, seharusnya menjadi benteng melawan paham radikalisme. Namun,…

3 hari ago

Es Teh Setiap Hari: Sehat atau Bahaya?

Minum es teh sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang di Indonesia. Segar, murah, dan mudah…

3 hari ago